Ada Singa dalam Dirimu

Begitulah judul bukunya.

Seperti biasa, saya selalu berusaha untuk membaca buku, setidakminat-mintanya saya membaca, saya tetap memaksakan diri untuk membaca. Jadilah beberapa hari yang lalu saya membaca buku ini. Awalnya hanya iseng-iseng doang, main kekamar sebelah dan liat-liat koleksi bukunya. hehe

Alkisah, hiduplah beberapa domba dengan aman, damai, tentram dan bahagia disebuah desa. Desa dombi namanya. Tidak ada yang berani mengganggu desa dombi karena disana ada seorang raksasa yang selalu melindungi desa tersebut. Hugan, begitulah warga dombi memanggilnya.

Sampai suatu kali datanglah sekawanan serigala-serigala lapar yang ingin melahap warga dombi. Warga dombi yang terlanjur panik lalu lari kesebuah goa dimana Hugan sang raksasa pelindung tinggal. Namun sayang, ada yang aneh. Hugan tak dapat dibangunkan. Warga dombipun semakin panik. Kawanan serigala semakin dekat!

Untunglah domtu yang menjabat sebagai pak kades desa dombi berhasil membuat kesepakatan dengan koyote, ketua kawanan serigala. Kesepakatan itu memberikan kesempatan bagi para domba untuk membangunkan Hugan. Lalu dengan cerdas, pak kades memutuskan untuk mengirim doba (remaja domba yang cerdas) untuk memanggil profesor kancil yang terkenal akan kecerdasan dan kepintaranya dalam mengelabui musuh.

Ramuanpun dibuat. Dan Hugan berhasil bangun. Warga dombi bergembira sementara kawanan serigala semakin resah. Namun sayang, raksasa yang diharapkan dapat menolong warga dombi ternyata LUMPUH! ya, lumpuh akibat efek samping obat tidur yang telah diberikan serigala secara diam-diam kepada Hugan.

Hugan merasa tak percaya diri dan tak berguna. Warga dombipun semakin panik dan mulai saling menyalahkan. Keluhan demi keluhan keluar dari mulit para domba.

Nah, disinilah ada 1 percakapan yang saya suka dari buku ini, yaitu :

Kita butuh keajaiban untuk keluar dari sini! Tidak satu, tapi sepuluh atau bahkan seratus keajaiban!“. Kata salah satu domba yang panik.

lalu doba, remaja domba yang cerdas menjawab :

Aku ragu kalian pantas mendapatkannya, kalian hanya domba-domba yang cuma bisa ketakutan, bergembira, putus asa, mengeluh, dan hal-hal tidak berguna lainya. Apa kalian tidak malu melihat profesor kancil? Dia bukan domba, tapi dia berjuang untuk hidup kita! Profesor bisa dengan mudah keluar dari kondisi ini sendirian. Dia, sekali lagi, memikirkan kita! Untuk sekali saja, dalam hidup kalian : BERHENTILAH MEMBUAT KEADAAN SEMAKIN BURUK DENGAN MENGELUH!“.

Ah teman,. betapa betulnya kalimat itu. BERHENTILAH MENGELUH! karena itu hanya akan membuat keadaan semakin buruk. Saya pun akhir-akhir ini juga merasa terlalu banyak mengeluh karena kesenggangan waktu yang saya punya.

Padalah karena ada waktu senggang ini jualah saya dapat menulis di blog ini, dapat membaca lebih banyak, dapat mencoba hal-hal baru seperti melamar pekerjaan dan melakukan wawancara kerja, dapat nonton yang sebelumnya jarang saya dapatkan dan masih banyak lagi.

Ah.. Maaf ya ya Allah.. karena seringnya kami mengeluh.. Semoga Engkau masukan kami dalam golongan orang yang selalu bersyukur dan jauh dari golongan orang yang kufur nikmat Mu, aamiin.

Nah, mau tau kelanjutan kisah warga dombi?? Baca deh bukunya! Karya mas Asa Mulchias. Judulnya “ADA SINGA DALAM DIRIMU“. Baguuuussss!! :’) Recommended for read its.

Happy readiiiiingggg!!!! ^ ^

Gambar

Ini dia cover bukunya.😀 Maap yak, fotonya rada burem.. hehe ^^

One thought on “Ada Singa dalam Dirimu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s