Ketika Pria dan Wanita Saling Bertanya

297820_406489356073523_1982441828_n

Seringkali, ketika seorang pria hendak berhubungan serius dengan seorang wanita (menikah) hal klise yang ditanyakan adalah, “Apakah kamu siap untuk hidup susah denganku?”.

Ah teman..

Sebagai manusia normal, tentu saja kami-kami ini (para wanita) tidak ingin hidup susah. Cobalah tanya pada semua orang. Adakah yang mau hidupnya susah dan serba kekurangan?. Jika ada yang mau, maka semoga saja ia seorang yang jujur. :’)

Saya pribadi tidak mengetahui jawaban seperti apa yang laki-laki inginkan dari kami. Hanya saja menurut saya, perkara mau hidup susah atau tidak itu bukanlah sebuah pilihan yang bisa dijawab dengan bersedia atau tidak bersedia. Melainkan sesuatu yang harus dijalankan dengan penuh kesabaran dan kebersyukuran. Bukankah sesudah kesusahan selalu ada kemudahan? (Qs. Al-Insyirah 5-6). Bukankah setiap kesusahan itu merupakan ujian kenaikan iman? (Qs. Al-Ankabut 2-3).

Adapun pertanyaan yang sering dilontarkan wanita pada laki-lakinya adalah “Dapatkah kamu menghidupi ku dan anak-anak kita kelak? Bertanggung jawab pada keluarga?”. Sebagai perempuan, jujur saja saya juga sering berfikir seperti itu. Ketika ada seseorang yang mulai mendekati saya, otomatis pikiran saya akan kesana.

Lantas, kebanyakan lelaki barangkali akan mengatakan sanggup. Entah itu benar adanya atau tidak. Yang jelas ber-positive thingking selalu lebih baik. :’D

Teman-teman semua pasti sudah tahukan bahwa sesungguhnya sejak dahalu kala Allah SWT telah memberi kita petunjuk melalui sabda Rasul-Nya, yaitu :

“Seorang wanita biasanya dinikahi karena 4 hal, yaitu karena hartanya, nasabnya (keturunan), kecantikannya, dan agamanya. Maka utamakan memilih istri karena agamanya. Kamu akan merugi (Bila tidak memilih karena agamanya).”

(HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud)

Maka sejatinya, pertanyaan-pertanyaan yang sering kita dengar tersebut sebenarnya tidak perlu dipertanyakan lagi. Cukup ikuti petunjuk yang paling benar, yaitu Rasulullah. Sudah sangat jelas dan gamblang. Lihatlah agamanya. Cintai jiwanya, sebab raga hanyalah sementara dan harta hanyalah ujian dari-Nya.

Semoga kita semua bisa lebih mempelajari buku petunjuk hidup kita ya teman-teman. Biar ga melakukan hal yang sia-sia apalagi salah kaprah. ^ ^

Smangat selalu.

Continuous Self Improvement!😀

Salam m/

2 thoughts on “Ketika Pria dan Wanita Saling Bertanya

  1. Seandainya ada lelaki yg ingin meminang Mbak owner blog ini karena agama , pdhl Mbak merasa krg pas dgn tipe si lelaki td.
    Bagaimana mnrt Mbak ?

  2. Masih ada solat istikharoh.. hehe
    Minta ama Allah supaya ditetapkan hatinya.. Biar dikuatkan dan dipilihkan yang paling sesuai ama maunya Allah. :’)

    “Diwajibkan atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”. (Qs.Al-Baqarah : 216)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s