77 Pesan Abadi Nabi untuk Wanita #Part 1

“Barang siapa menunjukkan suatu kebaikan, ia berhak untuk mendapat pahala seperti orang yang melakukan kebaikan itu”.

(HR. Muslim)

Indah bukan?😀. Begitulah.. Sesuai sifat-Nya. Allah Maha Baik, Maha Penyayang.. ^ ^

Bulan lalu saya membeli buku karya Muhammad Khalil Itani berjudul seperti judul tulisan ini. 77 Pesan Abadi Nabi untuk Wanita. Awalnya saya ingin membaca sampai habis dulu baru kemudian saya rangkum. Tapi rasa-rasanya malah sayang.

Bukankah lebih baik kita mempelajarinya perlahan?😀. Seperti kitab suci Al-qur’an yang diturunkan berangsur-angsur. Agar kita dapat lebih memahami dan menerapkan ajaran tersebut.

Nah! Oleh sebab itu saya ingin memecah buku ini menjadi beberapa tulisan. Dengan harapan kita semua dapat mengambil pelajaran dan sama-sama belajar menerapkannya. hehe

Baiklah. Mari kita mulai teman. 2 pertama pesan Nabi Muhammad SAW kepada muslimah :

1. Menata Niat Setiap Berbuat

Setiap amal disertai niat, dan setiap orang dinilai berdasarkan niatnya. Siapa yang berhijrah kepada Allah dan Rasulullah, hijrahnya kepada Allah dan Rasulullah. Siapa yang berhijrah untuk meraih dunia atau menikahi perempuan maka hijrahnya hanya kepada apa yang ia hijrahi”. (HR. Bukhari, Tirmidzi, dan Ibn Majah)

Teman, ternyata niat itu adalah ibadah hati dan amal itu adalah ibadah jasmani. Jadi murnikanlah niat kita untuk Allah semata. Memang sih niat itu ada tingkatannya. Yuk diupgrade sama-sama.😀

Allahpun berfirman,

“Padahal mereka hanya diperintahkan untuk menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan shalat dan menunaikan zakat, dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)”. (QS. Al-Bayyinah (98) : 5)

Allah juga ngingatin kita,

“Katakanlah, jika kamu sembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu nyatakan, Allah pasti mengetahuinya‘”. (QS. Ali-Imran (3) : 29).

2. Perkara Halal dan Haram itu Jelas

Sesungguhnya perkara halal itu jelas dan perkara haram juga jelas. Diantaranya keduanya terdapat perkara yang masih samar (subhat) yang tidak diketahui banyak manusia. Barang siapa menjauhi perkara subhat, ia telah membebaskan diri untuk agama dan kehormatannya, dan barangsiapa terjerumus dalam perkara-perkara subhat, ia akan jatuh dalam perkara haram, laksana penggembala yang menggembalakan (ternaknya) disekitar tempat yang dijaga yang hampir-hampir merumput di dalamnya. Ingatlah, setiap raja memiliki kawasan yang dijaga dan sesungguhnya kawasan yang dijaga Allah adalah perkara-perkara haramnya. Ingatlah, sesungguhnya di dalam jasad ada segumpal darah, jika dia baik maka seluruh jasad akan baik, dan jika dia rusak maka seluruh jasad akan rusak. Ingatlah, segumpal darah itu adalah hati“. (HR. Bukhari, Abu Dawud, Nasa’i, Ibn Majah, dan Muslim).

nah, segitu dulu ya teman. Mari pahami dan terapkan bersama-sama. ^ ^

Salam. m/

Gambar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s