Ragu-ragu

Sebenarnya terombang-ambing oleh diri sendiri.

Ragu-ragu dalam bekerja.

Ragu-ragu dalam mengambil keputusan.

Sangat tidak enak. Sangat menghambat. Dan sangat melelahkan. Perang batin. Semacam ada 2 kubu dalam diri sendiri.

Tegas. Harus tegas pada diri sendiri. Jangan biarkan keragu-raguan itu menghambat diri. Bahkan Rasulullah telah melarang kita untuk ragu-ragu.

Dari Abu Muhammad al-Hasan bin ‘Ali bin Abi Thalib, cucu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kesayangannya Radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata :

“Aku telah hafal dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : ‘Tinggalkan apa yang meragukanmu kepada apa yang tidak meragukanmu’.”

(HR at-Tirmidzi dan an-Nasâ`i)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s