Lucunya Sahur #Part1

Alhamdulillah, hari ini tepat puasa pertama bagi kita umat islam. Mungkin bagi sebagian umat islam lainnya ini merupakan kali puasa ke dua. Tidak masalah. Dalam penetapan kapan mulai dan berakhirnya puasa ini, kata dosen saya tidak ada yang berdosa. InsyaAllah. “Benar dapat 2, salah dapat 1”, begitu katanya.

Hari ini, kami anak-anak kost Al-Barqah bangun jam 3 pagi dini hari. Semangat sahur, semangat puasa. Begitupun dengan tempat makan yang posisinya tepat didepan pintu kostan saya. Ramai dengan orang-orang yang hendak sahur.

Kami semua khusyuk makan, menikmati santapan sahur sambil menonton acara televisi. Sesekali cekikian, sesekali kebelet pipis, sesekali menguap. Beragam.

Euforia ini sungguh saya senangi. Melihat bagaimana teman-teman semua yang begitu bersemangat menyambut bulan suci Ramadhan, dimana pintu neraka ditutup dan pintu syurga dibuka selebar-lebarnya. Setan dibelenggu. Yang ada kini hanyalah kita dan Allah. Malaikatpun seharusnya sibuk mencatat kebaikkan-kebaikkan dan mengapus keburukkan-keburukkan.

Tapi teman, coba deh kita perhatikan. Disini ada yang lucu menurut saya. Kok rasa-rasanya bangun untuk makan sahur itu terasa berbeda dengan bangun untuk tahajudan ya?. Saya pribadi merasakan perbedaannya.

Bagaimana tubuh ini otomatis terbangun dengan alarm atau teriakan teman untuk bersahur. Bagaimana takutnya kita bila merasa lemas bila tidak sahur. Bagaimana cemasnya kita bila maag timbul karena ga kebangun sahur.

Ah teman, mengapa kita tidak pernah takut bila Allah marah ama kita ya? Apalagi dilupain. Kan parah banget tu. Pilih mana, dimarahin mama waktu buat salah terus dibimbing kejalan yang benar, apa dilupain mama karena buat salah? ayooo.. xp hehe.

Padahal udah jelas-jelas kataNya Allah itu paling dekat dengan umatnya di sepertiga malam terakhir. Padahal udah jelas-jelas solat malam itu dapat mendekatkan kita denganNya, terkabulnya doa-doa, menguatkan iman, dinaikkan posisinya disisi Allah dan lain sebagainya.

Saya jadi mikir lagi. Apa gara-gara makan itu sebuah aktivitas yang sangat kita butuhkan ya?. Jadi walo sengantuk-ngantuknya kita tetap bangun jam 3 pagi. Maksa bangkit, maksa melek. Karena tau, tar kalo ga sahur takut kelaperan, takut lemes, takut maag kambuh dan lain sebagainya.

Nah teman, jadi ga ada salahnya kan menganggap solat tahajud itu sebagai sebuah kebutuhan bagi tubuh dan hati kita?. Sebab solat malam itu baik untuk kesehatan loh. Sesuai sabda Nabi SAW,

“Lakukanlah shalat malam karena itu adalah tradisi orang-orang saleh sebelum kalian, sarana mendekatkan diri kepada Allah, pencegah dari perbuatan dosa, penghapus kesalahan, dan pencegah segala macam penyakit dari tubuh.” (HR Tirmidzi)

Juga bisa buat wajah kita cantik ato tampan,😀

“Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang banyak menunaikan shalat malam, maka wajahnya akan terlihat tampan atau cantik di siang harinya.” (HR Ibnu Majah)

Dan masih banyak lagi manfaatnya.

Jadi yuk teman, mumpung ini bulan puasa, kita belajar untuk solat tahajud. :’D. 15 menit sebelum sahur ga ada salahnya kan dipake buat bersyukur dulu. Misalnya bersyukur dalam bentuk solat tahajud. hehe

“Setiap Muslim seharusnya memiliki keinginan kuat untuk melaksanakan shalat Tahajud setiap malam hingga menjadi terbiasa. Orang-orang saleh zaman dahulu tekun menjalankannya, baik pada musin panas maupun dingin. Mereka memandang seolah-olah shalat Tahajud itu adalah sesuatu yang wajib”.

(HR Tirmidzi)

Happy Fasting! :’)

Gambar
Sumber Google Image

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s